Cari Blog Ini

Jumat, 15 Februari 2013

Cara meningkatkan kecerdasan otak


Kebutuhan otak Anda berolahraga seperti otot. Jika Anda sering menggunakannya dan dengan cara yang tepat, Anda akan menjadi seorang pemikir yang lebih terampil dan meningkatkan kemampuan Anda untuk fokus. Tetapi jika Anda tidak pernah menggunakan otak Anda, atau menyalahgunakannya dengan bahan kimia berbahaya, kemampuan Anda untuk berpikir dan belajar akan memburuk.
Berikut adalah 5 cara sederhana setiap orang dapat menekan produktivitas sedikit lebih keluar dari materi abu-abu tua.

1. Minimalkan menonton Televisi - Ini adalah tantangan keras. Orang yang suka berdiam di depan televisi, termasuk saya sendiri lebih sering daripada yang saya ingin. Masalahnya adalah menonton televisi tidak menggunakan kapasitas mental Anda ATAU memungkinkan untuk mengisi ulang. Ini seperti memiliki energi yang melemahkan keluar dari otot tanpa manfaat kesehatan dari olahraga.
Jangan Anda merasa lelah setelah beberapa jam TV? Mata Anda sakit dan lelah dari yang terfokus pada kotak cahaya untuk begitu lama. Anda bahkan tidak punya energi untuk membaca buku.
Ketika Anda merasa seperti santai, cobalah membaca buku sebagai gantinya. Jika Anda terlalu lelah, dengarkan musik. Ketika Anda dengan teman atau keluarga, meninggalkan tabung off dan memiliki percakapan. Semua hal menggunakan pikiran Anda lebih dari televisi dan memungkinkan Anda untuk bersantai.

2. Latihan - Dulu aku berpikir bahwa aku akan belajar lebih banyak dengan tidak berolahraga dan menggunakan waktu untuk membaca buku sebagai gantinya. Tapi aku menyadari bahwa waktu yang dihabiskan berolahraga selalu mengarah pada pembelajaran yang lebih besar karena meningkatkan produktivitas selama waktu setelahnya. Menggunakan tubuh Anda membersihkan kepala Anda dan menciptakan gelombang energi. Setelah itu, Anda merasa segar kembali dan dapat berkonsentrasi lebih mudah.

3. Baca Buku Menantang - Banyak orang suka membaca fiksi ketegangan populer, tetapi umumnya buku-buku ini tidak merangsang mental. Jika Anda ingin meningkatkan pemikiran Anda dan kemampuan menulis Anda harus membaca buku-buku yang membuat Anda fokus. Membaca novel klasik dapat mengubah pandangan Anda tentang dunia dan akan membuat Anda berpikir lebih tepat, Inggris elegan. Jangan takut untuk mencari kata jika Anda tidak tahu itu, dan jangan takut bagian padat. Luangkan waktu Anda, membaca kembali bila diperlukan, dan Anda akan segera terbiasa dengan gaya penulis.
Setelah Anda terbiasa membaca buku yang menantang, saya pikir Anda akan menemukan bahwa Anda tidak tergoda untuk kembali ke halaman selanjutnya. Tantangan belajar ide-ide baru jauh lebih menarik daripada norak ketegangan-thriller.

4. Lebih awal untuk tidur, lebih awal untuk bangun- Tidak membuat lebih sulit untuk berkonsentrasi dari kurang tidur. Anda akan paling diremajakan jika Anda pergi tidur lebih awal dan tidak tidur lebih dari 8 jam. Jika Anda tinggal sampai larut malam dan kompensasi dengan tidur terlambat, Anda akan bangun lesu dan mengalami kesulitan fokus. Dalam pengalaman saya pagi hari adalah yang paling tenang dan produktif. Bangun lebih awal memberikan Anda jam lebih produktif dan memaksimalkan ketajaman mental Anda sepanjang hari.
Jika Anda memiliki kesempatan, mengambil tidur siang 10-20 menit ketika Anda menekan dengan gelombang rasa kantuk. Apa pun lagi akan membuat Anda lesu, tetapi tidur siang singkat akan menyegarkan Anda.

5. Luangkan Waktu untuk merenung- Seringkali hidup kita menjadi begitu sibuk bahwa kita menjadi kewalahan bahkan tanpa menyadarinya. Menjadi sulit untuk berkonsentrasi karena pikiran mengomel terus mengganggu. Menghabiskan waktu sendirian dalam refleksi memberikan Anda kesempatan mengatur pikiran dan memprioritaskan tanggung jawab Anda. Setelah itu, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang penting dan apa yang tidak. Hal-hal penting tidak akan mengganggu Anda lagi dan pikiran Anda akan merasa kurang terbebani.
Saya tidak mengatakan Anda harus duduk di lantai bersila dan menyanyikan 'lalalalala'. Apa pun yang memungkinkan anda untuk meluangkan waktu sedikit kesendirian dalam jangka yang cukup panjang. Salah satu favorit pribadi saya adalah berjalan-jalan sendirian. Seseorang yang terkenal berkata, "Semua ide-ide terbaik terjadi saat berjalan." Saya pikir hal itu benar. Percobaan ini dilakukan untuk menemukan aktivitas bekerja terbaik bagi Anda.

Jika Anda berhasil dalam mengikuti 5 tips ini, Anda akan dihargai dengan ketajaman mental meningkat dan retensi pengetahuan.

Read more »»  

Sabtu, 02 Februari 2013

Ansos, Anti Sosial? Jangan Asal Nilai!

Ansos adalah sebuah akronim yang sangat familiar dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan pelajar. Akronim ini sendiri memiliki kpenjangan anti sosial dan seringkali dikaitkan dengan orang-orang yang dianggap tidak memiliki keinginan untuk hidup secara sosial atau berdampingan dengan orang lain.
Namun seringkali ungkapan ini dilabelkan dengan alasan yang sangat subjektif dengan tolak ukur penilaian yang dilakukan hanya oleh segilintir orang. Jika demikian, masih pantaskah akronim “ansos” ini memiliki arti anti sosial?
Arogansi sosial
Daripada berkutat dengan justifikasi anti sosial yang terus dilabelkan tanpa sebuah alasan yang jelas, penulis lebih berkeinginan untuk membuat pengertian baru tentang akronim “ansos” ini, yakni yang berarti arogansi sosial. Mengapa demikian?
Kehidupan seseorang adalah sebuah kehidupan yang kompleks yang selalu disertai dengan cerita-cerita yang memberikan warna pada setiap lembar putih kehidupannya. Inilah yang membuat setiap individu adalah pribadi yang unik, yakni karena latar belakang mereka berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, setiap tindakan yang dilakukan oleh seorag individu tidak bisa dipungkiri memiliki kaitan dengan kehidupan pribadi mereka. 

Patut untuk disayangkan bahwa pemahaman terhadap fenomena ini seringkali terlupakan oleh mereka yang sering melabelkan “ansos” kepada seseorang. Seringkali penilaian yang sangat subjektif menjadi modal utama dalam pelabelan tersebut tanpa melihat motif mereka melakukan hal demikian. Dalam hal ini masalah kehidupan yang begitu kompleks sudah dismplifikasikan oleh segelintir orang untuk kemudian digeneralisasi menjadi seuah standar baru yang dianggap diterima umum. 

Ambil contoh kasus seperti ini. Seorang anak memiiliki kesulitan finansial dan hal ini menyebabkan anak itu harus berhemat dalam kehidupannya. Akhirnya, anak tersebut jarang berkumpul dengan teman-temannya dikarenakan seringkali diajak ke tempat-tempat yang ia anggap hanya membuang uangnya. Dengan keengganan anak ini untuk bergabung dengan teman-temannya, ia kemudian dilabelkan dengan anak yang “ansos.” Stigmatisasi terhadap anak ini akhirnya membuat ia semakin merasa tersingkir dari kehidupan sosialnya dan akhirnya ia menjadi seseorang yang betul-betul antisosial. 

Ambil contoh kasus lainnya. Seseorang memiliki kehidupan sosial yang berbeda dengan orang-orang di sekitarnya. Dikarenakan ia memiliki pola hidup yang berbeda itulah, ia jarang bergabung dengan rekan-rekan di sekitarnya. Namun di sisi lain, ia memiliki kehidupan sosial yang lain di luar. Lalu dengan mudah ia dilabekan “ansos” oleh rekan-rekan di sekitarnya.
Dua contoh kasus di atas setidaknya menunjukkan motif-motif yang seringkali diajukan oleh seseorang untuk menjustifikasi seseorang sebagai orang yang “ansos.” Sebuah hal yang patut disayangkan bahwa mereka tidak berusaha untuk mengenal lebih jauh tentang orang tersebut dan hanya langsung melabelkan orang tersebut sebagai pribadi yang antisosial.
Dalam hal inilah nampak jelas bahwa yang terjadi adalah sebuah arogansi sosial daripada antisosial. Daripada berusaha untuk mengenal setiap pribadi lebih jauh, orang-orang tersebut lebih mementingkan bahwa gaya hidup mereka lah yang seharusnya diikuti, beranggapan bahwa hidup mereka adalah yang terbaik dengan keseimbangan pada kehidupan privat dan sosialnya. Lalu, tidakkah mereka mengucilkan yang lainnya? Tidakkah ini lebih tepat dikatakan sebagai sebuah fenomena arogansi sosial?

Komunikasi
Jurgen Habermas, seorang filsuf tersohor kebangsaan Jerman, selalu menekankan pentingnya aspek komunikasi dalam kehidupan bermasayarakat. Baginya, komunikasi intersubjektif adalah sebuah program untuk menyelesaikan proyek modernisasi yang belum selesai.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk membangkitkan komunikasi intersubjketifnya. Daripada berkutat dengan pelabelan seseorang dengan lable antisosial, ada baiknya setiap individu mengajak berkomunikasi orang yang mereka anggap sebagai antisosial tersebut. Tidakkah hal terseut lebih baik daripada mejustifikasi mereka tanpa alasan? Setidaknya, dari komunikasi ini, latar belakang kehidupannya dapat dilihat dan pada akhirnya akan diketahui pula mengapa mereka berbuat demikian. Setiap tindakan pasti ada penyebabnya dan penyebab mereka tidak mau bergabung inilah yang seharusnya dikomunikasikan sehingga setiap individu pada akhirnya mengerti keadaan yang sebenarnya yang sedang dihadapi oleh orang tersebut.
Jika sudah demikian, bisa dipastikan akan ada solusi tengah yang bersifat mengakomodasi setiap kepentingan individu tersebut. Jika misalnya kesulitan yang dihadapi adalah masalah finansial, maka dapat dicari solusi untuk pergi bersama yang tidak perlu menghaiskan banyak uang atau solusi lain yang kiranya tidak memberatkan orang tersebut.
Ansos adalah sebuah fenomena yang sekiranya patut untuk disikapi dengan hati-hati. Pelabelan seseorang dengan predikat ini bisa menimbulkan stigmatisasi dan marjinalisasi terselubung yang pada akhirnya membuat orang tersebut menjadi betul-betul anti sosial.
Oleh karena itu, daripada mengartikan “ansos” sebagai sebuah fenomena antisosial, penulis lebih suka untuk menyebutnya sebagai sebuah fenomena arogansi sosial sebab pada tataran inilah terlihat dominasi nilai seseorang terhadap orang lainnya tanpa berusaha mengetahui lebih jauh tentang kehidupan orang tersebut. Menghindari hal ini, komunikasi adalah hal mutlak yang perlu untuk dilakukan, sehingga tidak ada lagi antisosial maupun arogansi sosial bahkan hingga pada hilangnya akronim “ansos.”
Read more »»  

KUMPULAN TES IQ AKURAT GRATIS

Ada banyak tes IQ di google, namun hanya sedikit tes yang dapat mengukur kecerdasan secara akurat. Dan kebanyakan dari tes tersebut, banya yang meminta bayaran untuk mengetahui hasilnya. NAMUN, tenang anda masih bisa mengikuti Tes IQ secara akurat tanpa adanya biaya yang harus dikeluarkan dari kantong anda.

http://iqtest.dk/, ini merupakan 39 nonverbal tes IQ dengan tingkat keakuratan cukup tinggi Anda bisa memulainya dengan 4 pilihan bahasa. Situs ini dikunjungi kurang lebih 25 000 orang diseluruh dunia setiap minggunya!!!

LOGA TEST, merupakan 42 kuis gambar yang harus diselesaikan  dengan cepat. Dapat mengukur IQ hingga skor 160

The MatRix Test, 30 soal IQ yang dapat mengukur kecerdasam diatas 152

A.C.E Intelligence Test, 32 soal campuran, dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Merupakan situs yang menyediakan artikel lain selain tes IQ seperti History, Fakta unik tentang otak manusia, daftar manusia terpandai, dan lainnya.

Quick IQ Test, tes IQ yang dapat memberikan hasil tes yang akurat dengan cepat. Hanya 15 soal saja dan dapatkan hasilnya dengan cepat dan gratis

Sudah dicoba? Dan bagaimana hasilnya, silahkan tulis dikolom komentar
Read more »»